Jumat, 25 Mei 2012

Misteri-misteri Dunia Yang Belum Terpecahkan

Daftar ini terdiri dari misteri-misteri dunia yang paling terkenal dan tidak terpecahkan hingga kini. Sulit mendapatkan penjelasan yang paling rasional dan kejadian-kejadian aneh ini. Meski demikian para ahli maupun ilmuwan terus berusaha mengungkap apa sebenarnya yang terjadi.Salah satu di antaranya adalah tentang misteri wanita berkerudung yang tampak ketika terjadi pembunuhan Presiden AS, John F Kennedy.

Kasus lainnya adalah kain kafan Yesus di Turin yang masih kontroversi serta misteri kapal Mary Celeste di mana kapten dan seluruh penumpangnya hilang tanpa jejak. Misteri kota Atlantis dan Segitiga Bermuda juga masuk dalam daftar ini. Tak ketinggalan kisah Jack the Ripper dan Zodiac Killer. 


1. Shroud of Turin, KAIN KAFAN BERWAJAH YESUS

Kain kafan dari Turin adalah sejenis kain linen yang bercapkan wajah seorang pria yang tampaknya meninggal karena penyaliban. Umat Kristiani di dunia mempercayainya sebagai kain kafan Yesus Kristus. Saat ini kain kafan tersebut disimpan di Katedral St John the Baptist di Turin, Italia.
Meskipun banyak penyelidikan ilmiah yang dilakukan untuk mengungkap hal itu, namun hingga detik ini tidak seorang pun mampu menjelaskan bagaimana gambar wajah itu bisa berada pada kain kafan tersebut. Tes radiocarbon menyebut kain kafan tersebut berasal dari abad pertengahan, namun hasil tes radiocarbon itu diragukan.


Sebelum abad pertengahan, muncul laporan bahwa kain kafan tersebut adalah gambar Edessa -laporan itu setidaknya sejak abad ke-4. Selain itu ada juga kain lain (sudarium) dikenal bahkan dari zaman Alkitab (Yohanes 20:7), bahwa kain digunakan untuk menutupi kepala Kristus ketika dikubur.
Sebuah studi 1999 oleh Mark Guscin, seorang anggota tim investigasi yang multidisiplin dari Pusat Sindonology Spanyol, meneliti hubungan antara dua kain. Berdasarkan sejarah, forensik patologi, kimia darah (yang sudarium juga dilaporkan jenis noda darah AB), dan pola noda, ia menyimpulkan, dua kain tersebut digunakan menutupi kepala yang sama dalam dua waktu berdekatan.
Avinoam Hector (seorang peneliti dari Universitas Ibrani Yerusalem) sependapat dengan analisis ini, menambahkan bahwa serbuk sari di sudarium cocok dengan kain kafan.
Betapapun semua hasil-hasil penelitian ini belum bisa mengungkap sepenuhnya tentang kain kafan dan wajah di dalamnya.



2. Mary Celeste, KAPTEN DAN SELURUH PENUMPANGNYA HILANG MISTERIUS

Nama kapal ini Mary Celeste diluncurkan di Nova Scotia pada tahun 1860. Nama aslinya adalah “Amazon”. Panjang keseluruhan 103 feet dengan berat 280 tons. Dalam 10 tahun pelayarannya (ketika bernama Amazon), kapal ini mengalami beberapa kali kecelakaan dan beberapa kali berganti pemilik. Sampai akhirnya kapal bekas ini dilelang di New York, laku 3000 dolar AS. Setelah diperbaiki dan diregistrasi di Amerika, kapal ini berganti nama menjadi Mary Celeste.

Capten kapal Mary Caleste adalah Benjamin Briggs, 37 tahun. Pada 7 November 7, 1872, kapal berangkat dari New York, dengan penumpang kapten Briggs, istrinya, anak perempuannya dan delapan awak. Kapal itu membawa bahan mentah alkohol 1.700 barel, menuju Genoa, Italia.
Sejak itu kapal Mary Caleste beserta seluruh awaknya tak pernah kelihatan lagi. Juga tak pernah sampai di tujuan. Apa yang terjadi, tidak ada yang tahu. Sampai suatu ketika ditemukan kapal itu di tengah Selat Gibraltar. Sudah diperiksa, tidak ada tanda-tanda bekas keributan atau apapun yang bisa memperkirakan peristiwa yang terjadi di kapal sebelum hilangnya semua awak secara misterius.Semua dokumen kecuali log kapten, hilang dan berbekas.
Pada awal 1873, dilaporkan bahwa ada dua sekoci mendarat di Spanyol. Yang satu berisi satu mayat dan bendera Amerika, yang satunya lagi berisi lima mayat.Diduga, korban korban itu adalah sisa-sisa awak Mary Celeste. Namun anehnya, tubuh mereka tidak pernah diidentifikasi.



3. The Taos Hum, SUARA MISTERIUS

The ‘Taos Hum’ adalah suara bernada rendah yang dilaporkan terdengar di berbagai tempat di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat, Inggris, dan utara Eropa. Bunyi itu biasanya hanya mendengar di lingkungan yang tenang, dan sering digambarkan sebagai mesin diesel dari kejauhan.

Namun dari mana asal sebenarnya suara aneh itu, sampai sekarang misteri itu belum terungkap.
Pada tahun 1997, Kongres meminta para ilmuwan melakukan penelitian untuk menyelidiki suara berfrekuensi rendah yang didengar penduduk kota kecil Taos, New Mexico. Selama bertahun tahun penduduk telah mendengar suara, sering digambarkan oleh mereka sebagai “hum”. Tapi sampai hari ini tak seorang pun tahu penyebab bunyi yang mirip dengungan itu.



4. Black Dahlia

Pada 1947 tubuh Elizabeth Short, 22 tahun, ditemukan terpotong dua di tempat parkir di Los Angeles. Tragedi pembunuhan itu kemudian diberitakan di surat kabar, Elizabeth Short pun mendapat sebutan “Black Dahlia” .
Menurut laporan surat kabar sesaat setelah pembunuhan, Short menerima nama julukan “Black Dahlia” di sebuah toko obat Long Beach pada musim panas 1946, sebagai plesetan dari film The Blue Dahlia.


Elisabeth Short ‘Black Dahlia’
Namun, jaksa penyelidik Negara bagian Los Angeles menyelidiki julukan yang diciptakan oleh wartawan surat kabar itu. Apalagi Elisabeth Short selama hidupnya tak sekalipun mendapat julukan Black Dahlia. Lalu bagaimana asal usulnya tiba-tiba setelah mati mendapat ‘gelar’ tersebut? Apa alasan wartawan itu memberi julukan Black Dahlia pada Elisabeth.
Banyak rumors seputar kasus Black Dahlia itu, namun sampai kini tak terungkap latar belakang maupun siapa pembunuh Elisabeth.



5. Comte de Saint Germain

Count of St Germain (diduga meninggal 27 Februari 1784) adalah seorang punggawa istana, petualang, penemu, ilmuwan amatir, pemain biola, composer amatir, dan seorang pria misterius, ia juga ditampilkan beberapa keterampilan dengan praktek alkimia. Dia adalah seorang pria yang asalnya tidak diketahui dan yang menghilang tanpa meninggalkan jejak.

Sejak kematiannya, berbagai organisasi okultisme telah mengadopsi dia sebagai sosok model atau bahkan sebagai dewa yang kuat. Dalam beberapa tahun terakhir beberapa orang telah diklaim sebagai Count of St Germain. (Catatan: St Germain bukanlah seorang yang dianggap santo oleh Gereja Katolik Roma. Pemberian sebutan “st” hanya sebutan saja bukan gelar kesantoan).


6. Voynich Manuscript

Naskah Voynich adalah dokumen abad pertengahan yang ditulis dalam bahasa yang tidak diketahui. Selama lebih dari seratus tahun, orang telah mencoba memecahkan kode naskah tersebut namun tidak berhasil.

Naskah itu sepertinya menunjukkan layanan farmakope atau sebuah topik kesehatan abad pertengahan atau awal pengobatan modern. Keberadaan naskah itu menimbulkan kebingungan, karena tak satupun berhasil memcahkannya. Semua hanya mengira-ngira, apa itu. Banyak teori tentang asal-usul buku itu, isi dari teks, dan tujuan yang dimaksudkan. Namun tidak ada yang bisa memastikannya. Diperkirakan, dokumen itu berisi berbagai hal di antaranya tentang herbal, astronomi, biologi, kosmologi, farmasi, dan resep.


7. Jack the Ripper

Pertengahan 1888, London dihebohkan dengan serangkaian pembunuhan di ujung timur (terutama di daerah Whitechapel). Nama Jack The Ripper diambil dari surat yang dikirim ke sebuah surat kabar pada saat itu oleh seseorang yang mengaku sebagai pembunuh. Para korban yang umumnya adalah pelacur dalam kondisi mengenaskan, bukan hanya lehernya terpotong tapi juga tubuhnya di mutilasi.

Dalam beberapa kasus, mayat itu ditemukan hanya beberapa menit setelah ripper meninggalkan tempat kejadian. Polisi mempunyai banyak tersangka tetapi tidak pernah menemukan bukti yang cukup untuk menghukum siapa pun.
Di masa modern, muncul beberapa spekulasi bahwa Pangeran Albert Victor adalah pembunuhnya. Namun tidak ada yang benar benar yakin siapa pembunuh sebenarnya, semua spekulasi hanya bersifat dugaan-dugaan. Sampai hari ini tak seorang pun tahu siapa Ripper sebenarnya.


Selasa, 22 Mei 2012

Masa Depan Bumi Saat Matahari Berevolusi

langitselatan.com - Perubahan iklim dan pemanasan global yang terjadi akhir-akhir ini menjadi salah satu efek yang sangat signifikan dalam perubahan kondisi Bumi selama beberapa dekade dan abad ke depan. Namun, bagaimana dengan nasib Bumi jika terjadi pemanasan bertahap saat Matahari menuju masa akhir hidupnya sebagai bintang katai putih? Akankah Bumi bertahan, ataukah masa tersebut akan menjadi masa akhir kehidupan Bumi?
Bintang Raksasa Merah. Impresi artis. source : Universetoday
Milyaran tahun lagi, Matahari akan mengembang menjadi bintang raksasa merah. Saat itu, ia akan membesar dan menelan orbit Bumi. Akankah Bumi ditelan oleh Matahari seperti halnya Venus dan Merkurius? Pertanyaan ini telah menjadi diskusi panjang di kalangan astronom. Akankah kehidupan di Bumi tetap ada saat matahari menjadi Katai Putih?
Berdasarkan perhitungan yang dilakukan K.-P. Schr¨oder dan Robert Connon Smith, ketika Matahari menjadi bintang raksasa merah, ekuatornya bahkan sudah melebihi jarak Mars. Dengan demikian, seluruh planet dalam di Tata Surya akan ditelan olehnya. Akan tiba saatnya ketika peningkatan fluks Matahari juga meningkatkan temperatur rata-rata di Bumi sampai pada level yang tidak memungkinkan mekanisme biologi dan mekanisme lainnya tahan terhadap kondisi tersebut.
Saat Matahari memasuki tahap akhir evolusi kehidupannya, ia akan mengalami kehilangan massa yang besar melalui angin bintang. Dan saat Matahari bertumbuh (membesar dalam ukuran), ia akan kehilangan massa sehingga planet-planet yang mengitarinya bergerak spiral keluar. Lagi-lagi pertanyaannya bagaimana dengan Bumi? Akankah Matahari yang sedang mengembang itu mengambil alih planet-planet yang bergerak spiral, atau akankah Bumi dan bahkan Venus bisa lolos dari cengkeramannya?
Perhitungan yang dilakukan oleh K.-P Schroder dan Robert Cannon Smith menunjukan, saat Matahari menjadi bintang raksasa merah di usianya yang ke 7,59 milyar tahun, ia akan mulai mengalami kehilangan massa. Matahari pada saat itu akan mengembang dan memiliki radius 256 kali radiusnya saat ini dan massanya akan tereduksi sampai 67% dari massanya sekarang. Saat mengembang, Matahari akan menyapu Tata Surya bagian dalam dengan sangat cepat, hanya dalam 5 juta tahun. Setelah itu ia akan langsung masuk pada tahap pembakaran helium yang juga akan berlangsung dengan sangat cepat, hanya sekitar 130 juta tahun. Matahari akan terus membesar melampaui orbit Merkurius dan kemudian Venus. Nah, pada saat Matahari akan mendekati Bumi, ia akan kehilangan massa 4.9 x 1020 ton setiap tahunnya (setara dengan 8% massa Bumi).
Perjalanan evolusi Matahari sejak lahir sampai menjadi bintang katai putih.
Setelah mencapai tahap akhir sebagai raksasa merah, Matahari akan menghamburkan selubungnya dan inti Matahari akan menyusut menjadi objek seukuran Bumi yang mengandung setengah massa yang pernah dimiliki Matahari. Saat itu, Matahari sudah menjadi bintang katai putih. Bintang kompak ini pada awalnya sangat panas dengan temperatur lebih dari 100 ribu derajat namun tanpa energi nuklir, dan ia akan mendingin dengan berlalunya waktu seiring dengan sisa planet dan asteroid yang masih mengelilinginya.
Zona Laik Huni yang Baru
Saat ini Bumi berada di dalam zona habitasi / laik huni dalam Tata Surya. Zona laik huni atau habitasi merupakan area di dekat bintang di mana planet yang berada di situ memiliki air berbentuk cair di permukaannya dengan temperatur rata-rata yang mendukung adanya kehidupan. Dalam perhitungan yang dilakukan Schroder dan Smith, temperatur planet tersebut bisa menjadi sangat ekstrim dan tidak nyaman untuk kehidupan, namun syarat utama zona habitasinya adalah keberadaan air yang cair.
Terbitnya bintang raksasa merah. Impresi artis. Sumber: Jeff Bryant's Space Art.
Tak dapat dipungkiri, saat Matahari jadi Raksasa Merah, zona habitasi akan lenyap dengan cepat. Saat Matahari melampaui orbit Bumi dalam beberapa juta tahun, ia akan menguapkan lautan di Bumi dan radiasi Matahari akan memusnahkan hidrogen dari air. Saat itu Bumi tidak lagi memiliki lautan. Tetapi, suatu saat nanti, ia akan mencair kembali. Nah saat Bumi tidak lagi berada dalam area habitasi, lantas bagaimana dengan kehidupan di dalamnya? Akankah mereka bertahan atau mungkin beradaptasi dengan kondisi yang baru tersebut? Atau itulah akhir dari perjalanan kehidupan di planet Bumi?
Yang menarik, meskipun Bumi tak lagi berada dalam zona habitasi, planet-planet lain di luar Bumi akan masuk dalam zona habitasi baru milik Matahari dan mereka akan berubah menjadi planet layak huni. Zona habitasi yang baru dari Matahari akan berada pada kisaran 49,4 SA – 71,4 SA. Ini berarti areanya akan meliputi juga area Sabuk Kuiper, dan dunia es yang ada disana saat ini akan meleleh. Dengan demikian objek-objek disekitar Pluto yang tadinya mengandung es sekarang justru memiliki air dalam bentuk cairan yang dibutuhkan untuk mendukung kehidupan. Bahkan bisa jadi Eris akan menumbuhkan kehidupan baru dan menjadi rumah yang baru bagi kehidupan.
Bagaimana dengan Bumi?
Apakah ini akhir perjalanan planet Bumi? Ataukah Bumi akan selamat? Berdasarkan perhitungan Schroder dan Smith Bumi tidak akan bisa menyelamatkan diri. Bahkan meskipun Bumi memperluas orbitnya 50% dari orbit yang sekarang ia tetap tidak memiliki pluang untuk selamat. Matahari yang sedang mengembang akan menelan Bumi sebelum ia mencapai batas akhir masa sebagai raksasa merah. Setelah menelan Bumi, Matahari akan mengembang 0,25 SA lagi dan masih memiliki waktu 500 ribu tahun untuk terus bertumbuh.
Matahari yang menjadi raksasa merah akan mengisi langit seperti yang tampak dari bumi. Gambar ini menunjukan topografi Bumi yang sudah meleleh menjadi lava. Tampak siluet bulan dengan latar raksasa merah. Copyright William K. Hartmann
Saat Bumi ditelan, ia akan masuk ke dalam atmosfer Matahari. Pada saat itu Bumi akan mengalami tabrakan dengan partikel-partikel gas. Orbitnya akan menyusut dan ia akan bergerak spiral kedalam. Itulah akhir dari kisah perjalanan Bumi.
Sedikit berandai-andai, bagaimana menyelamatkan Bumi? Jika Bumi berada pada jarak 1.15 SA (saat ini 1 SA) maka ia akan dapat selamat dari fasa pengembangan Matahari tersebut. Nah bagaimana bisa membawa Bumi ke posisi itu?? Meskipun terlihat seperti kisah fiksi ilmiah, namun Schroder dan Smith menyarankan agar teknologi masa depan dapat mencari cara untuk menambah kecepatan Bumi agar bisa bergerak spiral keluar dari Matahari menuju titik selamat tersebut.
Yang menarik untuk dikaji adalah, umat manusia seringkali gemar berbicara tentang masa depan Bumi milyaran tahun ke depan, padahal di depan mata, kerusakan itu sudah mulai terjadi. Bumi saat ini sudah mengalami kerusakan awal akibat ulah manusia, dan hal ini akan terus terjadi. Bisa jadi akhir perjalanan Bumi bukan disebabkan oleh evolusi matahari, tapi oleh ulah manusia itu sendiri. Tapi bisa jadi juga manusia akan menemukan caranya sendiri untuk lolos dari situasi terburuk yang akan dihadapi.

Senin, 21 Mei 2012

Lorong Waktu yang Menggemparkan

isteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup.

Dua orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya.
Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991.

Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe, dia diselamatkan dari atas gunung es. Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912.
Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith.
Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada tanggal 24 September 1990.
Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikitpun juga.
Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya.
Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu.
Oleh karena mereka menghilang dan muncul kembali secara misterius, maka hal ini sangat menarik perhatian orang banyak.
Ilmuwan Amerika Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu.
Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini.
Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut.
Pertama, obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena terkadang ia akan membukanya.
Kedua, lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.
Ketiga, terhadap dunia fana (ruang fisik kita) di bumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius.
Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari.

Misteri Kehidupan Lain Diluar Bumi


Meskipun pertanyaan yang sedikit aneh ditelinga kita, tapi coba kita renungkan..berapa banyakkah planet dan galaxy, benda langit lain yang bertebaran diluar sana?

Berapa ribu atau berapa jutakah benda langit di jagad raya ini yang mirip atau lebih dekat sama persis dengan bumi kita, apakah Tuhan hanya menciptakan benda langit yang dapat dihuni oleh makhluk seperti kita ini hanya terdapat dibumi yang kita ketahui selama ini, atau di belahan jagad raya ini juga terdapat suatu kehidupan yang sama persis dengan bumi kita atau mungkin peradaban nya lebih maju dari kita??..makhluk cerdas dari luar bumi yang sampai saat ini tidak pernah surut diperbincangkan oleh banyak ilmuwan…
Bulan.., semuanya pasti kenal dengan benda mungil ini, benda mungil yang slalu kita liat menemani malam malam kita, slalu menampakkan wajah cantikkya menghibur makhluk bumi yang dalam kegelapan dan kesepian, tapi asal tau aja, wajah bulan yang selama ini kita liat hanya separuh dari bagiannya, sedangkan separuhnya lagi kita tidak pernah melihatnya, Bagian bulan yang terlihat dari bumi/menghadap bumi itu tidak pernah berubah.
Dalam pencarian jejak kehidupan cerdas di luar Bumi Bulan memang masih penuh dengan misteri. kita belum memahami sisi gelapnya bulan yang tak terlihat itu. Dikatakan, pada sisi gelap bulan itulah berkembang suatu kehidupan cerdas. Nampaknya, para makhluk-makhluk tersebut sangat strategis dalam memilih tempat untuk membangun pusat peradaban mereka disana, karena tidak mudah terpantau dari bumi. Ufology menyebut pangkalan makhluk-makhluk itu sebagai “Luna”. Sejak misi Apollo pertama yang mendarat di bulan (Apollo 11), makhluk-makhluk itu seakan-akan tidak menyukai kedatangan manusia kesana. Itu ditandai dengan selalu munculnya benda-benda terbang misterius yang selalu mengikuti dan seperti menghalangi jalannya pesawat-pesawat ruang angkasa seperti 7 misi Apollo dan beberapa misi Gemini ke Bulan.
Dunia Ufology, mengatakan ada sebuah pangkalan makhluk asing di Bulan yang sangat rahasia. Walaupun masih sebatas spekulasi, tanda-tanda akan hal ini pernah dialami oleh sebagian daripada kita yaitu para Awak Apollo yang mengunjungi bulan. Dari 7 misi Apollo ke Bulan ( Apollo 11 – 17 ), hanya Apollo 13 lah yang mengalami kegagalan akibat terjadinya kebocoran modul servis yang menyebabkan hilangnya persediaan oksigen, air, listrik, dan fungsi mesin. Beruntung para Astronot Apollo 13 semua dapat terselamatkan. Saat mengunjungi bulan, terdapat beberapa kejadian aneh yang dialami oleh para astronot Apollo. Nampaknya ada yang merasa terusik oleh kedatangan mereka kesana, dan itu ditandai dengan munculnya serangkaian kejadian-kejadian aneh dan ganjil pada saat para Astronot mendekati satelit alami bumi itu. Benarkah ada suatu pangkalan kehidupan cerdas di bulan yang sangat misterius?
Sebenarnya, kecurigaan-kecurigaan mengenai adanya kehidupan makhluk cerdas di bulan ini sudah dapat teramati fenomenanya oleh manusia di bumi. Laporan banyak berdatangan dari para ahli perbintangan maupun para peminat astronomi dari beberapa negara di seluruh dunia, termasuk dari Indonesia. Dedi Suardi contohnya, tatkala mengamati bulan dengan teleskopnya, pria yang dikenal sebagai seniman, penulis dan peminat serius astonomi ini menyaksikan kejadian aneh di permukaan bulan. Pada saat ia mengamati bulan dengan teropong bintang Calestron Catadiotric yang berdiameter 8 ichi, ia tiba-tiba melihat benda hitam mirip anak panah yang dengan gesitnya hilir mudik dari ujung tanduk bulan ke ujung tanduk yang lain. Lebih fantastis lagi, guna mencapai sisi bulan yang lain, benda aneh itu hanya memerlukan waktu 1/2 detik!!kejadian ini berlangsung satu jam sebelum lenyap dari pandangan teleskop. Munculnya beberapa obyek-obyek misterius di sekitar bulan juga sempat dilaporkan oleh para pakar perbintangan Amerika dan Perancis jauh sebelum misi Apollo dilaksanakan yaitu ditahun-tahun disepanjang 1920 – 1930 an. Disepanjang era itu, memang kerap muncul laporan dari para ahli perbintangan mengenai munculnya segerombolan benda-benda terbang yang bersinar dan bergerak hilir mudik di sekitar bulan. Bahkan laporan-laporan tersebut sempat menghiasi surat kabar dan jurnal-jurnal disepanjang tahun tersebut.
Obyek Terbang bercahaya yang Berhasil Diabadikan oleh Astronot Apollo 14
Hal yang semakin menggairahkan para peminat astronomi termasuk ufology adalah ketika munculnya laporan mengenai adanya sebuah “jembatan” misterius dipermukaan bulan sepenjang beberapa mil yang disaksikan oleh seorang ahli perbintangan terkenal John O’Neill. Pada tanggal 29 Juli 53, ia memang menyaksikan obyek “jembatan” aneh yang memanjang 12 mil di daerah Mare Crisium Bulan. Namun entah mengapa, beberapa hari kemudian jembatan aneh tersebut menghilang. Apakah benar makhluk-makhluk cerdas itu membongkarnya dengan sebab jembatan itu terlalu mencolok sehingga dapat dengan mudah diamati oleh manusia di Bumi?
(mengingat letaknya juga tidak pada “dark side” dari bulan itu sendiri)
Sementara kesaksian O’Neil tersebut banyak dicemooh oleh para astronom lain, muncullah kesaksian pakar bulan nomor wahid dari Inggris H.P.Walkins, yang menandaskan bahwa ia pun menyaksikan jembatan aneh yang tiba-tiba muncul itu!! Setelah itu, Patrick Moore, anggota British Astronomical Association, juga melihat jembatan di Bulan yang menghubungkan satu gunung dengan gunung lainnya di dataran Mare Crisium/ Sea of Crysis. Yang lebih aneh lagi, 84 tahun sebelum kesaksian O’Neill, Swift dari Matton II, menyaksikan obyek-obyek yang bergerak melintasi bulan pada tanggal 7 Agustus 1869, dua puluh menit sebelum terjadi gerhana matahari total. Bahkan lima tahun sesudahnya, tepatnya pada tahun 1874, Monsieur Lemey, pakar langit dari Perancis, melaporkan bahwa dirinya melihat objek-objek yang jumlahnya sangat banyak, berwarna hitam, berbondong-bondong melintasi permukaan bulan.
Seorang astronomer Jerman bernama J.H. Schroeter, yang hampir sepanjang hidupnya mengabdikan diri pada pembuatan peta Bulan, pada tanggal 26 September, 1788, melihat sebuah sinar cerah keputihan, persis seperti bintang, tiba-tiba berkilauan disekitar puncak-puncak dipermukaan bulan Alps dekat kawah atau kepundan Plato. Sinar itu terus menerus memancar kira-kira lima belas menit untuk kemudian hilang. Terang sinar ini tidak mungkin berasal dari sebuah meteor.
Di Lowell Observatory di Arizona, pada tanggal 30 Oktober, 1963, seorang astronomer lain, John Greenacre menyaksikan sinar merah dipermukaan Bulan. Sinar itu menurut Greenacre amat kuat hingga “mirip dengan batu permata ruby yang besar.”
Baru-baru ini sebuah survey mengenai buku buku dan laporan astronomer membuktikan bahwa telah dibuat 400 laporan mengenai kejadian bulan yang aneh seperti itu dalam suatu periode yang lebih panjang dari 400 tahun. Study cermat ini dilakukan oleh dua orang astronomer terkemuka, Patrick A. Moore dari Armagh Planetarium di Irlandia Utara, dan Barbara M. Middlehurst, dari Lunar Anda Planetary Laboratory, University of Arizona.
Faktanya, dari seluruh kejadian misterius di bulan yang berhasil diamati dari bumi ialah cahaya-cahaya aneh dan misterius tersebut berasal dari daerah Mare Crisium, daerah yang tepat sama dengan munculnya jembatan besar yang dilihat oleh O’Neill dan H.P. Wilkins pada tahun 1950-an. Berlusin-lusin astronomer melihat cahaya-cahaya yang kerap membentuk formasi-formasi geometri ini, seakan-akan ada suatu kecerdasan yang mengendalikannya.
Obyek terbang bercahaya yang berhasil diabadikan Astronot Apollo 15 di Bulan


Lalu, Adakah sinyal-sinyal membingungkan yang telah mereka kirimkan kepada kita untuk menegaskan bahwa mereka benar-benar eksis?
Suatu hal yang menarik dari pertanyaan diatas ialah bahwa pada periode tahun 1927 – 1934 , dimana pada saat itu merupakan masa permulaan dari teknologi radio kita. Ada beberapa sinyal-sinyal misterius yang berhasil ditangkap di sekitar bulan. tanda-tanda radio ini berhasil ditangkap oleh beberapa penyelidik radio. Salah satu tanda ini berhasil diterima oleh Marconi Tesla.
Di tahun 1956, kembali diterima sinyal-sinyal misterius yang diterima oleh para astronom di Ohio University. Sinyal-sinyal membingungkan ini dikatakan dikirimkan oleh suatu obyek yang bergerak sangat cepat menuju ke Bulan, dan obyek ini berhasil diamati oleh para astronom, baik di Ohio University maupun beberapa astronom Inggris. Tak bisa dimengerti, apa arti dari sinyal-sinyal yang mereka kirimkan kepada kita ini?
Astronot pertama yang melihat UFO ketika sedang mengorbit adalah Mayor Gordon Cooper, selama misi penerbangan mercury 21 orbit dengan Faith 7 (15 Mei, 1963). Ketika sedang melakukan orbit yang keempat dan persis berada diatas Hawaii, ia melaporkan mendengar transmisi suara yang aneh yang dinamakannya “bahasa asing yang tidak dipahami”. Ternyata ,suara itu memotong channel VHF yang khusus ditujukan untuk penerbangan angkasa luar. ‘Suara yang direkam itu ternyata tidak cocok dengan bahasa apapun yang terdapat didunia ini. Akhirnya terbukti bahwa suara itu tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun didunia ini, Akhirnya terbukti bahwa suara itu tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun di dunia ini, tapi di katakan berasal dari lidah yang sama sekali asing bagi dunia kita ini. Walaupun para ahli NASA telah memutar kembali rekaman itu berkali-kali mereka tetap tidak bisa menganalisa-nya, demikian menurut salah satu sumber yang bisa dipercaya.

Kemudian, hampir sebagian besar Astronot Apollo maupun Gemini melihat UFO pada saat memasuki orbit Bulan. Para Astronot Apollo selalu diikuti UFO pada saat perjalanan menuju bulan. Bahkan, ada foto-foto yang membuktikan hal ini semua, terutama foto sebuah UFO yang berhasil diabadikan oleh para astronot Apollo 14 dan 16. Beberapa foto juga memperlihatkan adanya benda-benda terbang misterius yang melayang-layang diatas para astronot di permukaan bulan.
Pada penerbangan Gemini 9 lebih mencenangkan lagi. Pernyataan yang dikeluarkan oleh NASA menyebutkan terjadi guncangan pada tubuh pesawat yang disebabkan oleh benturan obyek terbang berbentuk cakram. Tak hanya itu, bahkan pada misi sebelumnya Juni 1965, Mayor James McDivitt, dan pejalan diangkasa luar pertama, Mayor Edward White melihat dan memotret sebuah benda bercahaya berbentuk seperti telur yang mendekati kapsul Gemini 4 yang sedang diorbitkan. Para astronot menyaksikannya, namun tak mengerti sebenarnya benda apakah itu?
Misi Apollo 11 ke bulan juga ditandai dengan sambutan yang kurang bersahabat. Pada saat pesawat mendekati bulan, para astronot mendengar suara-suara radio aneh yang berbaur dengan siaran radio luar angkasa. Bahkan Mission Control dibuat bingung oleh hal ini.
Suatu laporan yang tidak terkonfirmasi menyebutkan bahwa pada waktu Buzz Aldrin membuka pintu setelah Apollo 11 mendarat di bulan, ia melihat makhluk transparan yang sedang memandangnya dari luar pesawat. Bahkan, ada suatu laporan dari anggota angakasa luar NASA, Otto Binder yang mengisahkan mengenai munculnya sebuah UFO di atas permukaan bulan. Aldrin dan Amstrong menyaksikannya. Binder melanjutkan kisahnya dengan laporan yang mengejutkan dan hampir tidak bisa dipercaya ini : “Agaknya ketika kedua astronaut Aldrin dan Armstrong sedang berputar beberapa jauh dari LEM, Armstrong mencengkam lengan Aldrin dengan bersemangat dan berseru : “Apa ini? Ya ampun, apa ini? Itulah yang ingin kuketahui.”
Pada misi Apollo 11, umat manusia di bumi yang diwakilkan oleh beberapa Astronot Apollo 11 dan Presiden Amerika Serikat saat itu Richard Nixon, telah menyapa para penghuni bulan (apabila memang benar ada) dengan salam hangat dan penuh kedamaian. Hal itu dilakukan oleh Niel Amstrong dan Buzz Aldrin yang menancapkan plakat yang telah ditanda tangani oleh mereka bertiga, bertuliskan demikian : ” Here man from Planet Earth First Set Foot Upon the Moon. July 1969 A.D. We Came in Peace for All Mankind “
Itulah pesan dan salam yang kita tinggalkan kepada para penghuni bulan dan para penjelajah luar angkasa lainnya, agar kita dapat menandakan bahwa manusia bumi pernah mengunjungi bulan, kita datang dengan damai bagi mereka. Namun sepertinya para penghuni bulan belum sepenuhnya yakin akan pesan ini mengingat misi Apollo selanjutnya, mereka selalu mencurigai kedatangan kita kesana. Apakah mereka merasa terancam dan takut apabila manusia bumi membangun pusat penelitian dan menguasai tempat mereka tinggal?
Memandang bahwa di bulan terdapat suatu basis makhluk cerdas memang bukan tanpa dasar, sebab para astronaut menyaksikan benda-benda aneh itu. Bahkan sebagian besar ilmuwan yang obyektif harus mengakui bahwa terdapat kejadian yang tidak bisa diterangkan berlangsung di atas permukaan Bulan dan sekitarnya.
Bukti-bukti lain mengenai adanya sesuatu yang tak biasa di permukaan bulan adalah mengenai beberapa foto satelit yang berhasil diambil oleh pesawat ruang angkasa milik Amerika (NASA) dan Rusia. Dari beberapa striktur-struktur permukaan bulan yang berhasil diambil, terdapat obyek-obyek/struktur-struktur misterius yang hanya bisa dilihat apabila dilakukan perbesaran beberapa kali. Pesawat Ruang Angkasa Amerika Serikat, RANGER II yang mengabadikan lebih dari 200 lembar foto di permukaan bulan juga sempat menagkap gambar beberapa obyek terbang misterius yang melayang di sekitar kawah bulan.
Pada Misi Apollo 12 ternyata tidak lebih baik. Roket Saturnus yang besar mengangkut tiga astronaut Charles “Pete” Conrad, Dick Gordon dan Allan Bean, ke Bulan pada hari Jumat 14 Nopember, 1969, ternyata juga mengalami kejadian yang aneh. Waktu Apollo 12 baru saja berada pada ketinggian satu mil setengah di atas Bumi, ada suatu cahaya kilat yang menyerang secara tiba-tiba. Kejadian itu mengakibatkan semua peralatan listrik pesawat angkasa luar itu terhenti, meninggalkan baris demi baris ombak sirkuit besar yang tiba-tiba terbuka yang memancarkan nyala hijau terang.
Overloading menyebabkan peralatan fungsional lainnya tidak bekerja, semua sistim macet. Secara otomatis, sistim sel bahan bakar pesawat itu tiba-tiba terputus.
Untuk sejenak, seakan-akan semuanya akan musnah, tapi para astronaut tetap tenang dan kira-kira tiga menit kemudian semua kekuatan dan sistim pesawat pulih kembali. Dari mana asal datangnya kilat yang menyerang itu tetap menjadi misteri bagi para ahli angkasa luar kita.

Sumber :
http://misteridunia.wordpress.com/2008/09/28/adakah-kehidupan-lain-diluar-bumi/

Minggu, 20 Mei 2012

Chelsea Tambah Daftar Drama Sepak Bola


Yahoo.com - Pertandingan final Liga Champions antara Bayern Muenchen melawan Chelsea di Allianz Arena, Minggu (20/05/2012) dini hari WIB, menambah daftar drama dalam sepak bola.
Beberapa menit lagi Bayern Muenchen siap-siap merayakan kemenangan ketika Chelsea mendapatkan satu-satunya tendangan sudut di menit ke-89. Ketika itu, skor sementara 1-0 untuk Bayern berkat gol Thomas Mueller.

Tendangan pojok itu dimanfaatkan dengan baik oleh kepala Didier Drogba dan gol. Neuer tidak berdaya menghalau bola. Seisi stadion, yang dipenuhi pendukung tuan rumah, terdiam, sementara pendukung Chelsea bersorak kegirangan.
Perpanjangan waktu tidak bisa dihindari. Bayern, yang diunggulkan merebut gelar Liga Champions, mendapatkan hadiah tendangan penalti setelah Drogba menendang kaki Ribery yang sedang menggiring bola.

Arjen Roben, pemain berpengalaman, mengambil tendangan penalti. Penonton siap-siap bersorak tapi apa yang terjadi: Kiper Chelsea mampu menangkap bola.
Di babak adu penalti, Neuer yang menggagalkan tendangan penalti Cristiano Ronaldo dan Kaka untuk menghancurkan Real Madrid di babak semifinal, begitu percaya diri setelah mampu menghalau tendangan penalti Juan Mata.

Dan, malapetaka itu datang. Sweisteiger gagal mengeksekusi penalti terakhir, sementara Drogba dengan tenang mampu menyelesaikan tugasnya.
Chelsea untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub London itu mampu merebut trofi Liga Champions.
Gelar itu diraih justru di bawah asuhan Roberto Di Matteo, yang berstatus pelatih sementara.
Sepak bola, kenapa ia menarik, karena selalu menghadirkan drama. Contoh lainnya adalah pada perebutan gelar Liga Inggris musim ini.

Bila tanpa injury time lima menit, juara Liga Inggris adalah Manchester United, bukan Manchester City.
Tertinggal 1-2 dari tim lemah yang terancam degradasi, QPR, Manchester City mampu membalikan keadaan dan meraih gelar Liga Inggris setelah 44 tahun.
City mampu mencetak dua gol kemenangan pada tiga menit terakhir masa injury time.
Sepak bola memang kerap melahirkan sebuah drama. Ibarat tontonan telenovela, pendukung tim yang bertarung di lapangan dapat menangis berlinang air mata, dapat pula mereka tertawa riang gembira. Momen-momen seperti itu tidak bisa lepas dari kegigihan 22 manusia yang bertarung dalam lapangan bola. Tak ada kata menyerah, apalagi lelah di benak mereka.

Jutaan pasang mata publik pencinta sepak bola dunia tidak akan pernah lupa, salah satu comebackpaling dramatis di Eropa dalam final Liga Champions 2005 yang menghadirkan AC Milan lawan Liverpool. Aura positif ribuan Milanisti karena timnya unggul 3-0 di babak pertama, harus berubah tatapan kecewa karena pada akhirnya harus pulang dengan tangan hampa setelah Liverpool mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3, dan menang lewat adu penalti.

Lebih dramatis lagi, ketika duo "Super Sub" Manchester United, Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer, mengubah rencana pesta Bayern Muenchen menjadi duka di final Liga Champions 1999. Tak tanggung-tanggung, "Setan Merah" hanya membutuhkan 2 menit  di masa injury time, untuk menghancurkan harapan Muenchen yang sebelumnya sudah unggul 1-0 di waktu normal 2 x 45 menit.
Di kancah negara, drama itu pun masih menjadi tontonan menarik yang sering kali membuat bulu kuduk merinding. Menyambut Piala Eropa yang semakin mendekati hari H, tepatnya 8 Juni 2012, situs resmi UEFA merilis delapan comeback terbaik sepanjang sejarah Piala Eropa. Berikut comebackterbaik tersebut:
Semifinal 1960 (Perancis): Perancis 4-5 Yugoslavia

Ketika itu Perancis diunggulkan karena bertindak sebagai tuan rumah. Apalagi ketika itu "Les Bleus" dipimpin oleh bomber maut Just Fontaine (akhirnya menjadi top scorer dengan 5 gol). Namun, hal itu tidak membuat nyali pemain Yugoslavia menciut. Dalam partai itu, sembilan gol tercipta. Meski sempat unggul 2-1 di paruh pertama, Yugoslavia memberikan perlawanan di babak kedua.
Perancis gantian unggul 4-2 setelah Heutte menceploskan gol pada menit ke-63. Namun, petaka datang pada 15 menit terakhir. Gol yang dicetak Knez dan Jerkovic (2 gol) membuyarkan Perancis menjadi juara di tanahnya sendiri.


Semifinal 1976 (Yugoslavia): Yugoslavia 2-4 Jerman Barat.
Ketika itu pendukung tuan rumah di Crvena Zvezda Stadium, Belgrade, sepertinya sudah yakin negaranya mampu mencapai partai puncak. Bagaimana tidak, hingga dua menit terakhir, Yugoslavia masih unggul 2-1. Namun, petaka datang ketika Dieter Müller yang baru masuk di babak kedua menyamakan kedudukan pada menit ke-88.
Laga kemudian harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Lagi-lagi, sukacita penonton berubah menjadi duka. Muller menjadi pahlawan ketika dua golnya pada menit ke-115 dan 119 mampu meloloskan Jerman ke partai puncak.

Semifinal 1984 (Perancis) : Perancis 3-2 Portugal

Unggul semenjak menit ke-24 berkat gol Jean-Francois Domergue, Perancis harus rela diimbangi pada menit ke-75. Skor itu pun bertahan hingga 90 menit berakhir. Di babak tambahan, pendukung Portugal bersorak setelah Jordao membuat gol keduanya sekaligus membawa "A Seleccao" unggul 2-1.
Namun, kesenangan itu tidak berlangsung lama. Pada menit ke-114, Domergue kembali mencetak golnya untuk mengubah angka di papan skor menjadi 2-2. Ketika sepertinya laga akan dilanjutkan ke adu penalti, Michel Platini menjadi pahlawan Perancis karena mencetak gol satu menit menjelang akhir babak tambahan pada menit ke-119.


Penyisihan Grup 2000 (Belanda-Belgia): Yugoslavia 3-3 Slovenia.
Bermain di partai pertama grup C, Yugoslavia akan melawan Slovenia. Beberepa orang memprediksi Yugoslavia akan mampu menang mudah dalam pertandingan ini. Akan tetapi, Slovenia tampil mengejutkan karena mampu unggul 3-0 lebih dulu. Untung saja, Milosevic dan kawan-kawan tampil sigap. Tiga gol yang dicetak Milosevic (menit ke-67, 73) dan Ljubinko Drulovi (70) akhirnya menyelamatkan muka Yugoslavia dari kekalahan.

Penyisihan Grup 2000 (Belanda-Belgia): Portugal 3-2 Inggris

Pendukung Inggris sepertinya sudah yakin lolos ke putaran final setelah Paul Scholes dan Steve McManaman mampu membuat negaranya unggul 2-0 hanya pada kurun waktu 18 menit. Namun, Portugal mampu bangkit ketika Luis Figo mencetak gol pada menit ke-22, disusul gol Juan Pinto (37) dan Nuno Gomez (59). Tiga gol itu memupuskan harapan Inggris karena berada di posisi tiga klasemen akhir Grup A.

Penyisihan Grup 2000 (Belanda-Belgia): Yugoslavia 3-4 Spanyol

Pertandingan terakhir Grup C. Spanyol wajib menang atas Yugolavia jika tidak ingin tersingkir dengan cepat dari putaran final. Yugoslavia unggul lebih dulu berkat gol Milosevic pada menit ke-30. Tak berselang lama, Alfonso menyamakan kedudukan pada delapan menit kemudian.
Namun, Govedarica kembali membuat Yugoslavia unggul 2-1. Setelah itu, giliran Munitis yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Suasana semakin tegang setelah Komljenovic kembali membuat pendukung Yugoslavia bergembira setelah mencetak gol pada menit ke-75. Yugoslavia lolos? Tidak. Gol dari Alfonso (menit ke-94/penalti) dan Mendieta (96) di masa injury time akhirnya membawa Spanyol menang 4-3 dan lolos ke babak selanjutnya.


Penyisihan Grup 2004 (Portugal): Belanda 2-3 Republik Ceko
Belanda yang menjadi unggulan juara dalam turnamen kali ini sempat unggul 2-0 lebih dulu berkat gol Bouma (menit ke-4) dan Ruud van Nistelrooy (19). Namun, gol Jan Koller di pertengahan babak pertama menjadi mimpi buruk Belanda. Kartu merah John Heitinga di babak kedua membuat semangat Ceko melecut. Walhasil, sudah bisa ditebak, Ceko mampu membalikkan keadaan menjadi 3-2 setelah Milan Baros dan Vladimír Smicer dua kali membobol gawang Edwin Van Der Sar.


Penyisihan Grup 2008 (Austria-Swiss): Turki 3-2 Ceko Republik
Kedua tim membutuhkan kemenangan agar dapat lolos ke babak 16 besar. Hingga menit ke-74, Ceko unggul 2-0 berkat gol Jan Koller dan Jaroslav Plasil. Suasana tegang pun menghampiri ribuan pendukung Turki di stadion Stade de Genève. Secercah harapan muncul setelah Arda Turan memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke-75. Setelah itu, apa yang terjadi? Turki hanya butuh waktu dua menit di akhir  pertandingan untuk membalikkan keadaan menjadi menang 3-2 berkat dua gol Nihat Kahveci (menit ke-88, 89).

Kamis, 17 Mei 2012

Perusahaan Asal Amerika Serikat Akan Gali Tambang di Asteroid


  Jakarta, Seruu.Com - Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi barang tambang di luar angkasa, tepatnya di asteroid terdekat Bumi, segera diwujudkan oleh perusahaan asal Amerika, Planetary Resources.

"Jika Anda melihat sumber daya alam di luar angkasa, langkah terdekat adalah pergi ke asteroid terdekat dari Bumi," kata salah satu pendiri dan pemimpin Planetary Resources, Eric Anderson, seperti dikutip SPACE.

Anderson mengatakan asteroid-asteroid itu sangat berharga dan begitu mudah untuk dicapai.

Planetary Resources menyebut air dan berbagai jenis logam seperti ruthenium, rhodium, palladium, osmium, iridium, atau platinum sebagai dua sumber daya yang akan digali di asteroid.

"Kelompok logam platinum merupakan logam yang banyak dibutuhkan dan lebih mudah didapat di asteroid dengan kandungan platinum melimpah dibanding di Bumi," kata Anderson.

Perusahaan itu memperkirakan sebuah batu luar angkasa dengan lebar 500 meter (1.650 kaki) mengandung kelompok logam platinum setara dengan jumlah platinum yang pernah digali sepanjang sejarah manusia.

Rencana kegiatan pertambangan luar angkasa itu didukung oleh pembuat film James Cameron sebagai penasehat dan salah satu pendiri Google, Larry Page, sebagai investor.

Planetary Resources tidak menyebut kepastian waktu pelaksanaan kegiatan pertambangan luar angkasa itu, tapi Anderson mengatakan perusahaan membutuhkan beberapa tahun untuk masa persiapan.

"Selama itu, kami akan menentukan sejumlah objek tambang pertama yang akan digali dan misi luar angkasa apa yang akan digunakan," kata Anderson.

Planetary Resources telah mendesain teleskop luar angkasa berbiaya rendah tapi dengan kemampuan memadai yang akan mengorbit di dekat Bumi dalam 18 hingga 24 bulan ke depan.

AS Kembangkan Cara Hasilkan Listrik Dari Virus Tak Berbahaya


Jakarta, Seruu.com - Para ilmuwan dari Lawrence Berkeley National Laboratory (Berkeley Lab) milik Departemen Energi Amerika Serikat telah mengembangkan cara untuk menghasilkan listrik dari virus tak berbahaya. Caranya, energi mekanik dari virus dikonvensikan menjadi listrik.

"Penelitian lanjutan dibutuhkan, tapi hasil kerja kami merupakan langkah pertama yang menjanjikan dalam pengembangan pembangkit listrik personal yang digunakan untuk peralatan-nano dan peralatan berbasis elektronika virus (viral electronics)," kata ilmuwan Teknik Biologi Berkeley Lab, Seung-Wuk Lee, dalam jurnal Nature Nanotechnology.

Bersama dua rekannya, Ramamoorthy Ramesh dan Byung Yang Lee, Seung-Wuk Lee menguji coba cara tersebut dengan menciptakan sebuah generator yang mampu menghasilkan energi yang cukup untuk menyalakan layar kristal-liquid kecil.

Generator itu menghasilkan listik ketika sebuah elektroda seukuran perangko yang dilapisi virus khusus diketuk dengan jari. Virus dalam elektroda itu mengkonversi kekuatan ketukan (energi mekanik) ke tenaga listrik.

Alat itu merupakan generator pertama penghasil tenaga listrik yang memanfaatkan sifat piezoelektrik dari bahan biologis. Piezoelektrik adalah akumulasi muatan (listrik) dalam bentuk padat yang memberikan respon terhadap tekanan mekanis.

Virus M13 yang digunakan dalam elektroda ciptaan Lee dan rekan-rekannya hanya menyerang bakteri dan tidak berbahaya bagi manusia. Virus tersebut mampu melipatgandakan diri (jutaan) dalam hitungan jam sehingga pasokan energi tetap tersedia.

Lee menjelaskan generator mampu menghasilkan arus hingga enam nano-ampere dan voltase sebanyak 400 mili-volt ketika mendapat tekanan dari jari. Energi itu cukup untuk menampilkan angka "1" dalam layar yang membutuhkan seperempat tegangan dari baterai AAA. Dalam tayangan video resminya, Lee menggambarkan bagaimana proses konversi energi itu dapat terjadi dengan memanfaatkan virus.

"Mengingat alat-alat bioteknologi dari virus rekayasa genetik dapat diproduksi dalam skala besar, bahan piezoelektrik berbasis virus dapat menawarkan jalan sederhana untuk pengembangan mikroelektronik baru pada masa depan," kata Lee.