Kamis, 17 Mei 2012

Perusahaan Asal Amerika Serikat Akan Gali Tambang di Asteroid


  Jakarta, Seruu.Com - Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi barang tambang di luar angkasa, tepatnya di asteroid terdekat Bumi, segera diwujudkan oleh perusahaan asal Amerika, Planetary Resources.

"Jika Anda melihat sumber daya alam di luar angkasa, langkah terdekat adalah pergi ke asteroid terdekat dari Bumi," kata salah satu pendiri dan pemimpin Planetary Resources, Eric Anderson, seperti dikutip SPACE.

Anderson mengatakan asteroid-asteroid itu sangat berharga dan begitu mudah untuk dicapai.

Planetary Resources menyebut air dan berbagai jenis logam seperti ruthenium, rhodium, palladium, osmium, iridium, atau platinum sebagai dua sumber daya yang akan digali di asteroid.

"Kelompok logam platinum merupakan logam yang banyak dibutuhkan dan lebih mudah didapat di asteroid dengan kandungan platinum melimpah dibanding di Bumi," kata Anderson.

Perusahaan itu memperkirakan sebuah batu luar angkasa dengan lebar 500 meter (1.650 kaki) mengandung kelompok logam platinum setara dengan jumlah platinum yang pernah digali sepanjang sejarah manusia.

Rencana kegiatan pertambangan luar angkasa itu didukung oleh pembuat film James Cameron sebagai penasehat dan salah satu pendiri Google, Larry Page, sebagai investor.

Planetary Resources tidak menyebut kepastian waktu pelaksanaan kegiatan pertambangan luar angkasa itu, tapi Anderson mengatakan perusahaan membutuhkan beberapa tahun untuk masa persiapan.

"Selama itu, kami akan menentukan sejumlah objek tambang pertama yang akan digali dan misi luar angkasa apa yang akan digunakan," kata Anderson.

Planetary Resources telah mendesain teleskop luar angkasa berbiaya rendah tapi dengan kemampuan memadai yang akan mengorbit di dekat Bumi dalam 18 hingga 24 bulan ke depan.

AS Kembangkan Cara Hasilkan Listrik Dari Virus Tak Berbahaya


Jakarta, Seruu.com - Para ilmuwan dari Lawrence Berkeley National Laboratory (Berkeley Lab) milik Departemen Energi Amerika Serikat telah mengembangkan cara untuk menghasilkan listrik dari virus tak berbahaya. Caranya, energi mekanik dari virus dikonvensikan menjadi listrik.

"Penelitian lanjutan dibutuhkan, tapi hasil kerja kami merupakan langkah pertama yang menjanjikan dalam pengembangan pembangkit listrik personal yang digunakan untuk peralatan-nano dan peralatan berbasis elektronika virus (viral electronics)," kata ilmuwan Teknik Biologi Berkeley Lab, Seung-Wuk Lee, dalam jurnal Nature Nanotechnology.

Bersama dua rekannya, Ramamoorthy Ramesh dan Byung Yang Lee, Seung-Wuk Lee menguji coba cara tersebut dengan menciptakan sebuah generator yang mampu menghasilkan energi yang cukup untuk menyalakan layar kristal-liquid kecil.

Generator itu menghasilkan listik ketika sebuah elektroda seukuran perangko yang dilapisi virus khusus diketuk dengan jari. Virus dalam elektroda itu mengkonversi kekuatan ketukan (energi mekanik) ke tenaga listrik.

Alat itu merupakan generator pertama penghasil tenaga listrik yang memanfaatkan sifat piezoelektrik dari bahan biologis. Piezoelektrik adalah akumulasi muatan (listrik) dalam bentuk padat yang memberikan respon terhadap tekanan mekanis.

Virus M13 yang digunakan dalam elektroda ciptaan Lee dan rekan-rekannya hanya menyerang bakteri dan tidak berbahaya bagi manusia. Virus tersebut mampu melipatgandakan diri (jutaan) dalam hitungan jam sehingga pasokan energi tetap tersedia.

Lee menjelaskan generator mampu menghasilkan arus hingga enam nano-ampere dan voltase sebanyak 400 mili-volt ketika mendapat tekanan dari jari. Energi itu cukup untuk menampilkan angka "1" dalam layar yang membutuhkan seperempat tegangan dari baterai AAA. Dalam tayangan video resminya, Lee menggambarkan bagaimana proses konversi energi itu dapat terjadi dengan memanfaatkan virus.

"Mengingat alat-alat bioteknologi dari virus rekayasa genetik dapat diproduksi dalam skala besar, bahan piezoelektrik berbasis virus dapat menawarkan jalan sederhana untuk pengembangan mikroelektronik baru pada masa depan," kata Lee.

Rabu, 16 Mei 2012

Biografi Singkat Barack Obama: Presiden Amerika Serikat Ke-44

Serru.com

Proses pemilihan presiden di Amerika adalah sebuah drama politik yang melelahkan, lahir dari sejarah 200-an tahun, dan menjadi �buku panduan� bagi pemilihan presiden negara-negara lainnya. 

Dan hasilnya, mau tak mau diakui, akan berpengaruh bagi hidup banyak warga bangsa lainnya (antara lain: perang, terorisme, krisis finansial & teknologi yang berasal dari AS ). 

Namun ada yang membedakan proses tahun ini dibandingkan periode-periode sebelumnya. Tahun ini, pemilihan presiden Amerika Serikat menjadi semakin populer dan ikut diperhatikan oleh banyak orang dari berbagai golongan dan kelas: dari warga anak kecil di Kenya sampai tante-tante di Tegal, dari Hawai sampai Munich . Pemicunya adalah kandidat bernama Barack Obama. Obama bagi banyak golongan adalah simbol sekaligus cermin dan juga fenomena.

Obama adalah manusia abu-abu, lahir dan besar dalam persimpangan budaya yang membuatnya kesulitan mencari jatidiri di awal masa hidupnya. Anak dari seorang Kenya berkulit hitam legam dan ibu Amerika berkulit seputih susu, dibesarkan secara sederhana dalam budaya kulit putih namun memilih untuk mengidentifikasi dirinya sebagai seorang laki-laki kulit hitam. Sejak kecil hanya bermimpi menjadi pemain basket profesional di NBA, dan berlabuh menjadi politisi papan atas. Sebuah biografi yang tak lazim bagi seorang kandidat presiden Amerika (dimana kecurigaan dan luka akibat politik diskriminasi warna kulit dimasa lalu belum hilang sama sekali), sekaligus biografi yang menginspirasi banyak orang.


Keabu-abuan ini sempat menjadikan Obama sebagai sasaran tembak lawan politiknya, dari tuduhan Obama adalah muslim, Obama tidak lahir di tanah Amerika sampai Obama adalah sosialis. Namun kejelian Obama dalam memanfaatkan biografi dirinya sebagai bukti kehebatan demokrasi di AS (Obama sering mengungkapkan: �apa yang bisa saya capai hanya bisa terjadi di negara ini, tidak di manapun�), kemampuannya memahami keinginan publik serta memformulasikan mantra perubahan dalam cara berpolitik membuatnya bisa mengarungi kerasnya jagat politik di AS. Muncul sebagai kandidat terpilih dari Partai Demokrat dengan terlebih dahulu merontokkan mesin politik kelas kakap milik dinasti Clinton, setelah pertarungan panjang dan melelahkan selama 8 bulan.

Kampanye melawan kandidat Partai Republik, John McCain, jelas bukan hal yang mudah baginya. McCain adalah figur pahlawan AS, seorang veteran perang dari keturunan pembesar Angkatan laut AS (ayah dan kakek McCain adalah admiral), pernah mendekam dipenjara Vietkong dan menerima siksaan komunis Vietnam selama lima tahun. Obama yang relatif jauh lebih muda (47 tahun, Mc Cain 72 tahun) dan minim pengalaman politik (McCain telah menjadi anggota konggres AS sejak 26 tahun lalu). Namun sekali lagi Barack Obama berhasil melalui tantangan didepannya.

Strategi kampanye Obama sejak awal telah mengubah peta dan strategi politik di AS. Kemampuannya mengeksploitasi teknologi dengan memaksimalkan potensi internet dan telepon selular sebagai basis jaringan kampanyenya menjadikannya sebagai kandidat dengan total sumbangan kampanye terbesar sepanjang masa ( 600-an Juta Dolar). Organisasi lapangan yang rapih, efisien dan tanpa lelah menjadikan Obama sebagai kandidat dengan perolehan suara terbesar sepanjang masa. Ia mampu mengubah daerah yang secara tradisional selalu berpihak pada partai musuhnya mengubah haluan. Kemampuannya menampilkan citra pembaharu menginspirasi kaum muda serta menjadikan McCain layaknya tokoh tua yang mulai pikun. Kelihaiannya mengeksploitasi krisis finansial dan kemerosotan ekonomi AS di dunia menjadi senjata yang mematikan yang melumpuhkan John McCain. Pembawaan yang kalem dan matang juga membuat pengalaman dan status pahlawan yang disandang McCain seolah lenyap begitu saja.


Rakyat Amerika telah memilih dan mempercayai seorang presiden kulit hitam pertama dalam sejarah mereka. Barack Obama menjadi presiden ke-44 Amerika Serikat, menjadi pemimpin negara adidaya tunggal yang sedang dirongrong krisis ekonomi dan perang yang tak berkesudahan. Obama mengakhiri kampanye panjangnya selama 22 bulan sebagai pemenang. Seorang tokoh yang lahir dalam persimpangan budaya dunia telah muncul, dan dunia akan menantikan sejauh apa pencapaiannya.

Selasa, 15 Mei 2012

Cerita Dibalik Penemuan Blackbox Pesawat Sukhoi Super Jet 100

Jakarta, Seruu.Com - Akhirnya black box Sukhoi Superjet 100 ditemukan pada Selasa pagi di punggungan Gunung Salak, Jawa Barat. Pengumuman resmi penemuan black box oleh satu tim Kopassus TNI-AD itu dilakukan malam hari karena proses pengangkutannya memerlukan waktu hingga lebih tujuh jam naik-turun gunung.

"Medannya terjal sekali. Selasa pagi kami turun ke titik dengan teknik rappeling dari helikopter TNI-AU. Kami bergerak turun sejauh 500 meter ke bawah, masih turun lagi 300 meter ke tempat kami menemukan ekor pesawat terbang yang ada alat komunikasinya, tempo hari," kata Kepala Dinas Penerangan Kopassus TNI-AD, Letnan Kolonel Infantri Taufik Shabri, dari Pasir Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/5/2012) malam.

Tim yang menemukan, katanya, ternyata harus naik lagi 100 meter di tebing yang kemiringannya bisa sekitar 85 derajad itu. "Di atas itulah kami menemukan benda yang diduga black box itu. Kami sebelumnya mendapat gambaran, seperti apa kira-kira black box itu dari pihak yang berwenang," kata Shabri.

Setelah meyakini bahwa itu black box, katanya, tim langsung membungkus secara seksama benda itu dan membawa secara simultan dari lokasi persis penemuan. Medan yang sangat terjal memberi tantangan tersendiri bagi tim untuk membawa ke Salak 1, helipad tempat benda-benda temuan dan kantung jenasah ditempatkan sebelum dibawa ke Jakarta.

"Perlu waktu lebih dari tujuh jam tanpa henti untuk mereka bisa membawa black box itu. Naik-turun gunung berjalan kaki dan memakai teknik memanjat tebing agar misi bisa berjalan baik," kata Shabri. Itulah sebabnya maka pengumuman resmi penemuan black box itu baru dilaksanakan pada Selasa malam.

Sebagai gambaran, waktu tujuh jam lebih itu setara dengan waktu yang diperlukan pendaki untuk mencapai puncak Gunung Rinjani di Provinsi NTB dari pos awal pendakian.

Kolonel Infantri AM Putranto sebagai ketua Tim SAR Gabungan di sana mengumumkan hal itu kepada pers yang telah menunggu di Salak 1. Kotak hitam itu tidak lagi berwarna asal --oranye-- melainkan sudah gosong walau kondisinya masih lengkap.

Untuk selanjutnya black box itu akan diterbangkan ke Jakarta untuk kepentingan penyelidikan sebab-musabab kecelakaan Sukhoi Superjet 100 pada Rabu siang lalu (9/5), yang menyebabkan 45 peserta penerbangan itu berakhir tragis.

Black box terdiri dari dua instrumen utama: cockpit voice recorder yang merekam pembicaraan di dalam kokpit dan antar awak pesawat terbang, dan flight data recorder yang merekam performansi ratusan instrumen secara bersamaan di dalam pesawat terbang.

Paduan hasil pembacaan kedua instrumen itu menyumbang secara signifikan dalam rekonstruksi dan penentuan penyebab kecelakaan. Di Indonesia, KNKT adalah satu-satunya pihak yang berwenang membaca dan mengolah hasil pembacaan black box itu.

Negara Penguasa Tanah Terluas di Dunia

VIVAnews - Dalam satu dekade terakhir, lebih dari 495 juta Are, setara 200,32 juta hektare (Ha) lahan di dunia dijual atau disewakan lintas negara. Indonesia merupakan salah satu negara yang paling banyak menjadi incaran negara-negara berkembang dan kaya. 

Hal tersebut, terungkap dalam laporan "Transnational Land Deals for Agriculture in the Global South" yang dikeluarkan The Land Matrix Partnership yang diperoleh VIVAnews.

Laporan itu mengungkapkan, fakta yang mengejutkan mengenai aksi pembelian lahan yang dilakukan sejumlah negara di luar negeri. Aksi itu tentu saja melibatkan pemerintah dan perusahaan.

Besarnya aksi pengambilalihan lahan yang dilakukan itu memang tak lepas dari semakin meningkatnya permintaan masyarakat dunia terhadap air bersih, bahan pangan, dan energi. Dengan alasan itu pula, banyak negara kaya, berkembang, dan pengimpor bahan pangan membidik lahan-lahan produktif, namun dengan harga murah di negara miskin.

Berikut adalah negara-negara "Tuan Tanah" pemilik lahan terluas di luar negeri: (Posisi 14-8 dapat dilihat disini)

7. Italia

Negara yang terkenal dengan makanan Pizza-nya ini ternyata memiliki lahan di luar negeri hingga mencapai 2.614.792 Ha. Salah satu pemilik lahan terluas asal Italia, ternyata memiliki lahan di Indonesia seluas 4,9 juta Are. Sayangnya tak diketahui nama investor yang memiliki lahan untuk sektor permainan tersebut. 

6. Korea Selatan

Negara maju asal Asia ini memiliki lahan di luar negeri hingga mencapai 2.696.297 Ha. Perusahaan Kappa Limited merupakan investor asal Negeri Ginseng yang memiliki luas lahan terluas di luar negeri dengan areal mencapai satu juta Are. 

Lahan tersebut berada di Kamboja, namun tidak diketahui secara spesifik tujuan dari penggunan tanah itu. 

5. Inggris

Inggris memiliki lahan di luar negeri seluas 3.088.472 Ha. NRG Chemical merupakan investor asal Negara Three Lion ini dengan luas areal mencapai 1,7 juta Are di Filipina. Lahan itu rencananya akan dibangun untuk kebutuhan pertanian. 

4. Malaysia

Negara tetangga Indonesia ini ternyata masuk dalam empat besar sebagai pemilik lahan terluas di luar negeri. Negeri Jiran tercatat memiliki lahan 3.397.607 Ha yang tersebar di berbagai negara. 

Namun, lahan terluas yang dimiliki Malaysia berada di Indonesia dengan total luas areal mencapai 710 ribu Ha. lahan ini merupakan milik perusahaan perkebunan Sime Darby Berhad. 

3. Amerika Serikat
Memiliki perusahaan-perusahaan raksasa terbanyak di dunia, membuat Amerika Serikat mampu menguasai 4.136.973 Ha. Lagi-lagi, luas lahan terbesar Negara Paman Sam ini berada di Indonesia seluas 900 ribu Ha. 

Lahan milik BHP Billiton ini akan dikembangkan untuk membangun sektor pertanian. 

2. China

Negara Tirai Bambu, China, memiliki areal di luar negeranya seluas 5.354.502 Ha. Walau memiliki lahan luas di beberapa negara, areal terbesar yang dimiliki perusahaan China hanya mencapai 25 ribu Are. Lahan yang berlokasi di Kamboja ini, merupakan milik Phou Mady Investment Group. 

Rencananya lahan seluas 25 ribu Ha ini akan dibangun untuk sektor kehutanan. 

1. India

Posisi puncak sebagai negara pemilik lahan terluas di luar negeri dipegang oleh India. Negara yang tengah mengalami pertumbuhan ekonomi pesat ini memiliki areal seluas 5.420.209 Ha yang tersebar di berbagai negara. 

Satu perusahaan yang menjadi pemilik lahan terbesar adalah Tata Power seluas 4,9 juta Are. Ternyata lahan tersebut berada di Indonesia dan akan dibangun untuk keperluan sektor pertanian. 

KNKT: Isi Black Box Sukhoi Dibuka di Jakarta, Bukan Moskow


REPUBLIKA.CO.ID, CIPELANG--Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan bahwa proses pembukaan isi black box atau kotak hitam Sukhoi akan berlangsung di Indonesia bukan di Rusia. Menurutnya, black box tidak perlu dibawa keluar karena Indonesia telah memiliki peralatan untuk membaca isi dalam kotak yang memuat rekaman aktivitas pesawat sebelum menabrak gunung Salak. 
"Sejak 17 Agustus 2009, KNKT telah memiliki lab sendiri. Black box Sukhoi akan dibawa ke lab KNKT untuk diteliti," kata Investigator KNKT Kapten Khairudin. Hal itu sekaligus menepis kabar bahwa kotak berwarna oranye akan dibawa ke pabrikan Sukhoi di Rusia. 
Dia menjelaskan bahwa lab KNKT mampu membaca segala jenis black box pesawat, termasuk Sukhoi. Alhasil sejak keberadaannya pada 2009, lab inilah yang jadi tujuan untuk meneliti segala kasus aviasi. "Jadi black box tidak dibawa keluar karena kita juga memiliki alat untuk membacanya,"
Namun, Khairduin belum bisa memastikan waktu bagi KNKT untuk membaca seluruh isi black box. KNKT baru akan melakukan pemeriksaan mendalam soal kondisi black box sebelum nantinya bisa memperkirakan waktu untuk proses penyelidikan

Rusia Buka Kasus Kriminal Sukhoi


MOSKWA, KOMPAS.com — Komite Investigasi Rusia telah membuka kasus kriminal berkaitan dengan kecelakaan pesawat Rusia Sukhoi Superjet100 di Indonesia, yang penumpangnya berjumlah setidaknya 45 orang belum ditemukan.
Juru bicara komite Vladimir Markin mengatakan, penyelidikan jatuhnya pesawat komersial Sukhoi Superjet 100 dimulai pada hari Kamis.
"Sebagai bagian dari kasus pidana, peneliti harus menganalisis prosedur pelatihan kru pesawat sebelum penerbangan dan untuk menilai kondisi teknis pesawat itu sendiri sebelum meninggalkan Rusia," katanya kepada wartawan.
Teknisi yang mempersiapkan pesawat untuk penerbangan dan karyawan Sukhoi Sipil Aircraft (SCA) yang bertanggung jawab untuk proyek Superjet 100 juga akan diperiksa, katanya.

Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev telah memerintahkan dilakukannya penyelidikan itu.
Pesawat tersebut lepas landas dari pangkalan udara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, tetapi kemudian Sukhoi Superjet 100 kehilangan kontak pada pukul 14.25, Rabu, ketika mencoba untuk turun dari ketinggian 10.000 kaki ke 6.000 kaki.  Satu tim pencarian melihat reruntuhan pesawat yang hilang itu di sisi Gunung Salak, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis pagi.

Menurut seorang pejabat Indonesia, tim penyelamat telah tiba di tempat kecelakaan itu dan telah menemukan mayat-mayat, tetapi sejauh ini tidak ada yang selamat.
Presiden SCA Vladimir Prisyazhnyuk mengatakan kepada wartawan bahwa pesawat itu membawa 45 orang, termasuk delapan warga Rusia, seorang warga Perancis, seorang warga Amerika Serikat, dua orang warga Italia, dan 33 orang warga Indonesia.
Laporan-laporan lain mengenai jumlah orang di dalam pesawat tersebut bervariasi, antara 46 dan 50 orang.